Details
Unduh Docx
Baca Lebih Lajut
Kebanyakan dari kita hanya bisa menyerap… Makanan kita hanya bisa menyediakan 30% dari nutrisi keseluruhan. Tiga puluh persen nutrisi kita berasal dari nasi dan sayuran, tidak banyak. [...] Semakin kita berlatih secara spiritual, vitalitas kita akan muncul secara alami. Itu bukan dari makanan. Jangan khawatir. Cepat atau lambat, kita akan mati. Datanglah ke sini untuk belajar dari mereka. Beli lebih banyak tahu. Atau masak sayur campur. Beli kacang-kacangan dan tahu atau sedikit protein (vegan) kering. Lalu tumis sekaligus dengan sedikit minyak, lalu tambahkan sayuran lain. Potong semua bahan menjadi potongan kecil, masukkan ke dalam wajan, tumis sebentar, lalu tutup wajan. Makan dengan nasi, dan nutrisinya sudah cukup. Dulu, saat saya sibuk – saya sibuk dari pukul tujuh pagi hingga sebelas malam untuk para pengungsi – saya makan seperti itu setiap hari. Dan sedikit buah-buahan. Dan kue-kue vegan. Variasinya sangat beragam. Lebih dari yang bisa kita makan. Kacang tanah dan makanan semacam itu juga sangat enak. Anda juga bisa memakannya. Kacang tanah lebih bergizi daripada steak. Orang-orang Amerika bilang begitu. Jangan meremehkan makanan vegan. […](Selanjutnya, saat kita berlatih, ada banyak adat istiadat berbenturan dengan kehidupan sehari-hari. Pertama-tama, saya tidak ragu tentang menjaga Lima Sila dan berlatih Metode Quan Yin (merenungkan Cahaya dan Suara batin (Surgawi).) Namun, hal tersulit dalam kehidupan sehari-hari saya adalah veganisme, yang sudah terselesaikan, dan saya juga telah menemukan jawaban atas masalah ritual leluhur di Aula KBS. Namun, di dalam buku tersebut, tertulis, “Anda tidak boleh memakan makanan dari ritual leluhur,” dan juga disebutkan tentang metode kremasi untuk orang yang telah meninggal. Bisakah Anda menjelaskan hal ini? Itu saja.) […] Anda makan jika anda mau. Tidak apa-apa. Jika level anda turun, jangan salahkan saya.Apa yang telah saya ajarkan kepada anda, semuanya adalah metode rahasia latihan spiritual. Anda tidak dipaksa mengikutinya. Jika anda ingin maju lebih cepat, Anda harus tahu rahasia-rahasia yang lebih berguna itu. Itu saja. Hari ini ada beberapa biksu yang datang untuk menanyakan hal ini. Sebenarnya dia tidak bertanya. Setelah saya memberi tahu, dia bilang itu benar. Karena setelah makanan dipersembahkan kepada para dewa dan hantu, mereka tak merasakan apa pun saat memakannya, tapi merasa berat dan diare. Karena kita adalah manusia, mengapa kita memakan sisa makanan para hantu? Misalnya, jika anda memberi makanan ke (insan-)anjing, apakah anda akan memakan sisa makanannya setelah (insan-)anjing itu makan? Apakah anda makan sisa makanan yang telah mereka makan? Kecuali kalau anda sendiri ingin menjadi hantu. Pertanyaan yang sangat sederhana dan masih ditanyakan. Semua yang saya ajarkan adalah untuk kebaikan anda sendiri, bukan untuk mengendalikan atau memaksa anda.Photo Caption: Pikiran yang Tak Terkendali, Mudah Menjadi Liar











