Pencarian
Bahasa Indonesia
  • English
  • 正體中文
  • 简体中文
  • Deutsch
  • Español
  • Français
  • Magyar
  • 日本語
  • 한국어
  • Монгол хэл
  • Âu Lạc
  • български
  • Bahasa Melayu
  • فارسی
  • Português
  • Română
  • Bahasa Indonesia
  • ไทย
  • العربية
  • Čeština
  • ਪੰਜਾਬੀ
  • Русский
  • తెలుగు లిపి
  • हिन्दी
  • Polski
  • Italiano
  • Wikang Tagalog
  • Українська Мова
  • Lainnya
  • English
  • 正體中文
  • 简体中文
  • Deutsch
  • Español
  • Français
  • Magyar
  • 日本語
  • 한국어
  • Монгол хэл
  • Âu Lạc
  • български
  • Bahasa Melayu
  • فارسی
  • Português
  • Română
  • Bahasa Indonesia
  • ไทย
  • العربية
  • Čeština
  • ਪੰਜਾਬੀ
  • Русский
  • తెలుగు లిపి
  • हिन्दी
  • Polski
  • Italiano
  • Wikang Tagalog
  • Українська Мова
  • Lainnya
Judul
Naskah
Berikutnya
 

Sucikan Diri Anda dan Sembahlah Hanya Tuhan Saja, Bagian 1 dari 3

Details
Unduh Docx
Baca Lebih Lajut
Saya baru saja memikirkan mereka beberapa hari yang lalu, orang-orang yang harus menderita COVID dan harus mati untuk itu. (Ya.) Sebenarnya, kita tak bisa begitu saja menyalahkan mereka semua, karena sebagian dari mereka bahkan tak mampu membeli masker, agar mereka bisa ganti dengan masker yang bersih kapan pun mereka mau. Tidak seperti itu. Ada orang yang tidak mampu membeli apa pun. (Ya, Guru.) Seperti, tunawisma. (Ya, Guru.) Beberapa tunawisma diperlakukan seperti kotoran.
Tonton Lebih Banyak
Semua bagian (1/3)
1
Antara Guru dan Murid
2023-01-08
9201 Tampilan
2
Antara Guru dan Murid
2023-01-09
7249 Tampilan
3
Antara Guru dan Murid
2023-01-10
7677 Tampilan
Tonton Lebih Banyak
Video Terbaru
Dunia Sekitar Kita
2026-03-20
483 Tampilan
Dunia Satwa: Sesama Penghuni Kita
2026-03-20
476 Tampilan
36:46
Berita Patut Disimak
2026-03-19
492 Tampilan
Berita Patut Disimak
2026-03-19
791 Tampilan
Hiburan yang Mencerahkan
2026-03-19
1193 Tampilan
Bagikan
Bagikan ke
Lampirkan
Mulai pada
Unduh
Mobile
Mobile
iPhone
Android
Tonton di peramban seluler
GO
GO
Aplikasi
Pindai kode QR, atau pilih sistem telepon yang tepat untuk mengunduh
iPhone
Android
Prompt
OK
Unduh