Pencarian
Bahasa Indonesia
  • English
  • 正體中文
  • 简体中文
  • Deutsch
  • Español
  • Français
  • Magyar
  • 日本語
  • 한국어
  • Монгол хэл
  • Âu Lạc
  • български
  • Bahasa Melayu
  • فارسی
  • Português
  • Română
  • Bahasa Indonesia
  • ไทย
  • العربية
  • Čeština
  • ਪੰਜਾਬੀ
  • Русский
  • తెలుగు లిపి
  • हिन्दी
  • Polski
  • Italiano
  • Wikang Tagalog
  • Українська Мова
  • Lainnya
  • English
  • 正體中文
  • 简体中文
  • Deutsch
  • Español
  • Français
  • Magyar
  • 日本語
  • 한국어
  • Монгол хэл
  • Âu Lạc
  • български
  • Bahasa Melayu
  • فارسی
  • Português
  • Română
  • Bahasa Indonesia
  • ไทย
  • العربية
  • Čeština
  • ਪੰਜਾਬੀ
  • Русский
  • తెలుగు లిపి
  • हिन्दी
  • Polski
  • Italiano
  • Wikang Tagalog
  • Українська Мова
  • Lainnya
Judul
Naskah
Berikutnya
 

Akhiri Perang Tersembunyi Ini Maka Semua Perang Akan Berakhir, Raih Perdamaian Dunia yang Sejati dan Abadi, Bagian 4 dari 9

Details
Unduh Docx
Baca Lebih Lajut
Saat ini, kita memiliki begitu banyak mesin berteknologi tinggi dan segala sesuatu yang bisa kita gunakan untuk membuat hidup kita lebih bahagia, lebih nyaman, dan lebih mudah. Namun kita menggunakan semua kecerdasan ini, prestise ini, keunggulan ini untuk membunuh. Perang itu berlangsung setiap hari – setiap hari – untuk para bayi, untuk janin, untuk para makhluk hewan, bahkan yang liar – meskipun mereka hidup di hutan rimba, di hutan, atau jauh di dalam laut, kita tetap memburu mereka, membunuh mereka, dan memakan mereka. Jika kalian punya waktu satu menit dalam sehari dalam hidup kalian, pikirkanlah hal itu. Pikirkan tentang perasaan mereka. Pikirkan mengapa kita harus melakukan ini padahal kita memiliki begitu banyak berkah – buah-buahan, sayuran, bahkan protein nabati, untuk memuaskan selera kita dan untuk memperkuat tubuh kita yang berharga yang diberikan Tuhan kepada kita.

Dan ketika Tuhan memberi kalian bayi lagi, kalian membunuhnya. Sebelum dia sempat berkata, “Tolong jangan bunuh aku,” sebelum dia bisa berbicara, sebelum dia bisa melihat wajah kalian untuk berterima kasih karena telah memberinya kesempatan untuk hidup, memberinya kehidupan manusia agar dia bisa menikmatinya. Dia bisa menikmati semua kebaikan dan kebahagiaan ini seperti yang kalian nikmati – bersama kalian!

Bagaimana kalian bisa melakukan ini? Maksud saya, mungkin sebagian orang di area perang atau di negara yang belum maju, mereka tak tahu banyak tentang berbagai hal. Dulu tidak ada yang mengajari mereka tentang standar moral dan kehidupan, tetapi sekarang, di abad ke-21, kalian memiliki semua informasi yang kalian butuhkan dari internet. Kalian bisa menyerahkan bayi kalian, dan ada berapa banyak orang, berapa banyak pasangan yang akan sangat bahagia menerima karunia dari Tuhan, untuk mencintainya, untuk merawatnya sampai mereka dewasa dan menikmati kehidupan yang Tuhan berikan kepada mereka.

Dia sangat cantik. (Ya.) Bisakah anda mengatakan “hai”? (Hai.) Hai. Mendekatlah, mama. Anda bisa datang dan menciumnya. Saya bisa membiarkan anda menggendongnya sebentar, lalu saya harus meletakkan dia kembali di bawah lampu. Tapi ini adalah momen yang cukup penting sekarang.

Lihat mereka. Halo keluarga. Ya ampun. Oke, sekarang saya akan menangis. Saya sudah menangis. Jangan minta maaf. Lihat. Dia sudah nyaman bersama anda.

Ya. Dia seperti berkata, “Ini ibuku.” (Hai, sayang.) Dia mengalami pagi yang sulit dan ini saat yang paling tenang baginya.

Ciuman kecil? (Saya boleh?) Tentu saja. Dia anak anda. Dia akan menjadi anak anda. Dia anak anda. Bagaimana denganmu, papa? (Saya tertegun.) Berikan ciuman kecil di dahinya.

Kalian dapat melihat bahwa dunia semakin brilian, semakin nyaman dengan segala macam penemuan dan teknologi tinggi. Namun tidak semua orang yang berkuasa – baik kekuasaan besar maupun kecil – bahkan sekadar mencoba menikmati dan bersyukur atas hal itu. Sebaliknya, mereka memicu perang, menyebabkan penderitaan, menciptakan neraka di sini dengan kekuasaan mereka. Dan bahkan setelah itu, rakyat mereka tidak melakukan apa-apa. Bahkan jika mereka melakukan sesuatu, itu akan sia-sia karena mereka berada di kursi kekuasaan. Mereka memiliki semua uang yang mereka inginkan. Mereka memiliki semua orang muda dan cantik untuk pergi dan mati demi mereka, demi niat mereka yang kejam, jahat, dan keji. Justru karena seluruh sistem didasarkan pada kepatuhan, apa pun yang terjadi. Ini adalah hal yang sangat menyedihkan.

Dan ada banyak orang yang bermeditasi, melakukan kebaikan saat ini berkat internet, maka mereka tahu. Mereka tahu di mana harus membantu dan apa yang harus dilakukan, ke mana harus pergi untuk belajar. Namun, guru palsu ada di mana-mana. Bahkan ada orang yang bergabung ke kelompok saya, mencuri instruksi, tanpa Kekuatan Izin Tuhan di dalam, lalu keluar dan menyatakan diri sebagai guru dan bahwa mereka lebih tinggi daripada Sang Buddha dan semua hal semacam itu, menggunakan teknik hubungan masyarakat, menggunakan internet untuk menyembunyikan motif jahat mereka yang rendah sehingga mereka dapat memperkosa anak-anak dan merampok uang dari pengikut mereka, orang-orang yang rentan, terutama para lansia, yang tidak begitu pandai memeriksa informasi di internet. Mereka bekerja seumur hidup untuk keluarga, dan keluarga mereka baik kepada mereka, jadi mereka percaya bahwa semua orang itu baik. Dan orang-orang ini, mereka tahu cara berbicara. Mereka tahu cara menipu, sama seperti para penipu di internet, mereka tahu cara merampok uang dari orang-orang yang rentan. Mereka memalsukan suara mereka. Mereka memalsukan nama mereka. Mereka memalsukan informasi mereka, semuanya, hanya untuk merampok uang dari orang yang tak bersalah. Saya tak punya cukup ruang untuk berduka, memikirkan orang-orang malang ini.

Dan meditasi kita memang membantu. Jadi, kita memiliki satu kesepakatan damai demi kesepakatan damai lainnya. Namun, satu perdamaian berhenti di sini, kebutuhan akan perdamaian lainnya muncul kembali. Jika manusia tidak berubah dan terus menempuh jalan yang salah, maka mereka tidak akan pernah sampai ke tempat yang benar yang ingin mereka tuju. Jika mereka terus menjadi bagian dari sistem pembunuh di dunia ini dan membayar pajak untuk itu, dan pemerintah tidak mengatakan apa-apa, para pemimpin tidak mengajari mereka cara yang benar, maka kita akan terus berperang sampai suatu hari semuanya akan hancur, tidak ada yang tersisa dari dunia ini! Dan hari itu mungkin datang lebih cepat dari yang diperkirakan siapa pun. Banyak bagian sudah hancur, tidak dapat dipulihkan, lebih banyak lagi yang akan datang, tanpa peringatan! Oh, TUHAN TOLONG KAMI!

Kita sekarang sudah berperang setiap hari dengan bayi-bayi. Orang tua berperang dengan darah daging mereka sendiri, bayi-bayi mereka, dan kita semua berperang dengan insan-hewan di mana-mana, semua yang tak bersalah. Suatu hari nanti, tidak akan ada lagi makhluk yang murni dan polos, hanya entitas-entitas jahat, keji, dan berbahaya di dunia ini. keji, dan berbahaya di dunia ini. Hanya energi gelap yang tersisa menyelimuti seluruh dunia! Jadi, kita tak akan pernah merasakan kedamaian, kemakmuran, harmoni, keamanan seperti yang kita inginkan. Itulah hari ketika semua tangan pelindung Surgawi diangkat dari dunia ini, seiring berakhirnya siklus untuk waktu yang tidak terbatas. Jiwa-jiwa yang baik akan diangkat ke Surga yang berbeda, orang-orang berdosa akan turun ke hukuman neraka yang berbeda, selamanya menunggu dalam siksaan, penderitaan yang ekstrem, dan kengerian… Tak seorang pun bisa lolos! Terlambat, terlambat!!! Oh, sungguh terlalu menyakitkan untuk memikirkannya...

Kita tetap berusaha sebaik mungkin, tapi jangan menyalahkan diri sendiri karena merasa belum berbuat cukup untuk perdamaian dan kebaikan di dunia ini. Itu bukan sepenuhnya salah kalian. Saya tahu kalian bekerja sangat keras, kalian, murid-murid Tuhan saya. Terkadang saya harus mengatakannya dengan nada netral, tetapi kalian sudah diinisiasi dan sudah tahu apa yang harus dilakukan. Saya harus menyampaikan berbagai hal untuk orang-orang awam yang belum diinisiasi, yang belum diberkati oleh Tuhan dengan inisiasi dan pencerahan. Mereka masih belum tahu. Jadi saya harus mengatakannya secara netral, seperti ketika saya memberikan tips untuk anak-anak, tapi itu untuk setiap anak di dunia. Tetapi kalian,

anak-anak kalian yang diinisiasi, kalian ajari juga mereka lebih banyak. Bacakan ajaran saya kepada mereka sampai mereka bisa membaca sendiri. Jelaskan kepada mereka hal-hal yang telah saya jelaskan ke kalian. Dan jelaskan kepada teman-teman atau tetangga kalian seperti yang telah saya jelaskan kepada kalian. Bantulah mereka sebisa mungkin. Karena pada periode kehidupan ini, jika mereka terus berbuat salah, maka hanya neraka yang menanti mereka. Dan ini bukan hanya untuk suatu periode waktu. Akan butuh waktu yang sangat lama hingga kesempatan berikutnya bagi siklus kehidupan untuk kembali ke titik awal. Dan itu akan menjadi penderitaan abadi yang luar biasa bagi mereka sementara itu. Itulah kenapa kita bekerja sangat keras. Itulah kenapa saya bekerja sangat keras, karena saya ingin mereka diselamatkan, untuk menghindari, melarikan diri dari situasi neraka yang tanpa henti seperti ini. Hati saya tak pernah bisa sembuh jika terus memikirkan mereka. Jika mereka menderita, siapa pun di antara mereka menderita, sayalah yang menderita. Tuhan juga menderita jika ada di antara anak-anak-Nya yang tersesat atau masuk neraka.

Kita harus terus bekerja. Meskipun di dalam hati, saya ingin kalian menikmati waktu luang, waktu bahagia, sebagaimana yang pantas kalian dapatkan. Tanpa dunia yang penuh masalah ini, kalian bisa menikmati Surga di dalam diri kalian, di dalam keluarga kalian, di dalam persaudaraan inisiasi kalian. Kalian tahu itu. Dan saya berterima kasih kepada kalian semua karena telah mengorbankan sebagian kebahagiaan dan waktu bahagia kalian untuk membantu sesama di dunia ini, termasuk insan-hewan dan para bayi yang tak bersalah dan tak berdaya. Saya berterima kasih selamanya. Saya sangat mencintai kalian. Saya mencintai kalian semua selamanya. Saya mencintai anggota tim Supreme Master TV yang bangun saat seharusnya beristirahat untuk mengerjakan acara yang telah saya edit dan kirim, atau untuk bekerja sama satu sama lain untuk melanjutkan acara lain. Mereka tidak harus melakukan semua ini. Mereka baik-baik saja. Mereka aman. Jiwa mereka telah terbebaskan. Namun mereka sering kali harus mengorbankan waktu, tidur, dan makanan enak. Di tengah waktu makan, di tengah waktu tidur, mereka harus bangun untuk bekerja karena kami adalah tim internasional. Dan jam kerjanya tidak sama dengan jam kerja di negara mereka sendiri. Saya sangat menghargai mereka selamanya. Saya berikan semua Berkah yang saya bisa.

Dan setiap hari, siapa pun yang bisa saya hubungi melalui tulisan atau penyuntingan, saya berterima kasih. “Terima kasih” tak pernah cukup, tapi hanya itu yang saya bisa karena saya tak bisa menulis banyak untuk kalian. Saya sudah tidak punya banyak waktu untuk menulis komentar, atau koreksi, atau tambahan untuk acara TV kita dan memeriksanya serta mengambil foto, mengedit foto, dll., dll., dan merawat diri sendiri ketika saya setiap hari menghadapi karma, bahkan merawat diri sendiri dengan obat juga. Itu waktu yang banyak, kalau saya bahkan ingat. Kadang saya menyetel jam alarm, tapi lalu saya tidak mendengarnya. Saya berada di tempat lain melakukan hal lain dan saya lupa. Saya tidak selalu di wigwam saya. Saya harus keluar, saya memasak sedikit, serta memeriksa internet apakah berfungsi atau tidak. Terkadang tidak berfungsi. Banyak hal-hal kecil, tapi itu membutuhkan waktu. Di dunia ini, segala sesuatu dikendalikan oleh waktu dan ruang.

Saya tetap bersyukur bahwa hidup saya masih baik-baik saja, dan saya masih di sini untuk menemani kalian, berjalan bersama kalian hingga akhir, dan membantu planet ini dengan berbagai cara. Saya punya berbagai cara untuk membawa orang-orang kembali kepada Tuhan, tetapi saya tidak bisa memberi tahu kalian. Saya tak bisa. Banyak yang berhasil, saya tak bisa memberi tahu kalian. Dan kalian tahu itu. Bagaimanapun, sekadar memberi tahu kalian bahwa kita harus terus bekerja, dan saya menghargai setiap detik yang kalian luangkan untuk membantu orang lain, baik melalui Supreme Master Television, kegiatan amal, atau hal-hal lain yang kalian lakukan tanpa pamrih demi kebahagiaan dan pengangkatan orang lain atas Rahmat Tuhan. Hal-hal ini juga akan membantu membawa orang kembali kepada Tuhan, dan memberi kalian pahala untuk membiarkan KASIH Tuhan mengalir ke diri kalian, untuk Memberkati kalian dan orang lain melalui kalian. Saya sangat bangga pada kalian, mencintai kalian, dan tidak akan pernah meninggalkan kalian. Bahkan setelah kiamat, saya tidak akan pernah meninggalkan kalian. Kalian punya sahabat terbaik selamanya. Cobalah juga untuk menjadi yang terbaik, menjadi teladan yang baik dan bersinar bagi dunia, dan membantu siapa pun yang kalian bisa tanpa pamrih. Cinta saya selamanya bersama kalian, dan ucapan terima kasih saya juga selamanya bersama kalian. Saya bersyukur kepada Tuhan karena telah mengutus kalian kepada saya, untuk membantu saya melakukan pekerjaan besar ini guna menyelamatkan jiwa-jiwa yang tak terhitung jumlahnya dan planet ini. Apa pun yang terjadi, saya selalu bersama kalian. Oke, sayangku? Saya mencintai kalian, mencintai kalian, mencintai kalian. Semoga Tuhan memberkati kalian, memberkati kalian, memberkati kalian dan, juga, melalui kalian memberkati dunia juga. Terima kasih, Tuhanku.

Photo Caption: “Perhatikan Beberapa Kunjungan Berkah Surga yang Penuh Kebaikan”

Unduh Foto   

Tonton Lebih Banyak
Video Terbaru
Kata-kata Bijak
2026-02-12
858 Tampilan
Acara
2026-02-12
436 Tampilan
Veggie Elite
2026-02-12
376 Tampilan
Berita Patut Disimak
2026-02-11
858 Tampilan
36:11
Berita Patut Disimak
2026-02-11
484 Tampilan
Kata-kata Bijak
2026-02-11
1098 Tampilan
Sains dan Spiritualitas
2026-02-11
622 Tampilan
Bagikan
Bagikan ke
Lampirkan
Mulai pada
Unduh
Mobile
Mobile
iPhone
Android
Tonton di peramban seluler
GO
GO
Aplikasi
Pindai kode QR, atau pilih sistem telepon yang tepat untuk mengunduh
iPhone
Android
Prompt
OK
Unduh