Details
Unduh Docx
Baca Lebih Lajut
Dan sekarang kami memiliki suara hati dalam bahasa Mandarin, dengan teks terjemahan multibahasa, dari Hua-Yun di Tiongkok:Salam dan damai bagi Tritunggal Yang Terhormat dan Dicintai Secara Universal serta Maha Guru Ching Hai. Ketika saya melihat suara hati di mana seorang rekan inisiat mengatakan bahwa dia melihat Guru sebagai Konfusius, itu mengingatkan saya pada kejadian pada tahun 1989. Saat itu, saya sangat mendambakan Kebenaran, namun tidak memiliki kesempatan untuk bertemu dengan Guru.Suatu hari, dengan hati yang tulus mencari Tao, saya membeli buku-buku karya Lao Tzu, Chuang Tzu, Mencius, dan “Analek” karya Konfusius dari sebuah toko buku. Saat sedang membolak-balik “Analek”, tiba-tiba saya melihat di sampul buku itu wajah seorang Wanita cantik yang tumpang tindih dengan gambar Konfusius. Saat itu, saya belum mengetahui Siapa Guru itu. Saya berpikir, “Konfusius adalah pria, tetapi mengapa saya melihat seorang wanita di sampul tersebut? Aneh sekali!” Sepuluh tahun kemudian, saya beruntung mendapatkan inisiasi. Melihat berbagai penampilan Guru, saya menyadari bahwa Wanita cantik yang saya lihat di sampul “Analek” 10 tahun sebelumnya sebenarnya adalah Yang Mahasuci Maha Guru Ching Hai!Setelah inisiasi, saya mengalami banyak pengalaman baik dan menyadari lebih dalam lagi bahwa Guru adalah Guru Ilahi sejati yang hidup di dunia ini. Jadi, saya menjadi lebih rajin dan sering mencari tempat tenang untuk retret sendiri. Selama meditasi Quan Yin pada tahun 2011, Bodhisatwa Quan Yin muncul dan berkata kepada saya, “Buddha Maitreya adalah Maha Guru Ching Hai, dan Maha Guru Ching Hai juga adalah Tuhan Yesus Kristus.” Pada saat yang sama, Sang Bodhisatwa memperlihatkan kepada saya proses pencerahan agung Guru dari masa yang sangat lama, ketika Guru adalah Buddha Maitreya. Itu serupa dengan apa yang tercatat dalam kitab suci Buddhis. Saya melihat di dalam bahwa sebelum Buddha Maitreya mencapai pencerahan, Dia sangat tampan dan pemandangan yang tak terlupakan. Mata biru-Nya bersinar seperti bintang. Dia berwibawa dan tinggi, megah seperti pohon pinus. Dia berpakaian mewah, seolah-olah seorang pangeran yang agung. Namun setelah mencapai pencerahan, Dia berubah menjadi sosok Buddha Maitreya yang gemuk. Di alam batin, Bodhisatwa Quan Yin lebih lanjut menekankan kepada saya, “Di Zaman Akhir Dharma, Buddha Maitreya- Maha Guru Ching Hai akan turun secara pribadi untuk menyelamatkan Bumi.”Penglihatan batin ini terjadi jauh sebelum 7 Juli 2024, ketika Guru dengan enggan mengumumkan bahwa Beliau adalah Buddha Maitreya, dan juga Tuhan Yesus. Dengan ini saya bersaksi di hadapan seluruh dunia bahwa Guru benar-benar adalah inkarnasi dari Buddha Maitreya dan Tuhan Yesus. Kata-kata Guru adalah benar. Mohon, semua orang, ikuti langkah- langkah keselamatan tepat waktu! Saya mendoakan agar Guru mendapat kedamaian, kebebasan, dan pencapaian sempurna dari semua karya! Bersujud dengan hormat, Hua-Yun dari TiongkokHua-Yun yang mengetahui, Terima kasih telah berbagi penglihatan batin Anda yang penting. Semoga semua menerima Kebenaran bahwa Guru adalah Buddha Maitreya (vegan) yang telah lama dinantikan dan kembalinya Tuhan Yesus Kristus (vegetarian), serta mengikuti bimbingan-Nya untuk menjadi vegan, bertobat, dan menjalani kehidupan spiritual. Guru memiliki jawaban penuh kasih untuk Anda:“Hua-Yun yang telah terbangun, terima kasih karena telah menjadi murid Tuhan yang baik dan berlatih dengan baik sehingga Anda dapat menerima Kebenaran sebelum itu diungkapkan kepada dunia. Terlalu banyak orang masih menunggu Sang Juru Selamat yang sudah ada di sini. Sekaranglah saatnya nubuat-nubuat itu digenapi. Tuhan Yang Mahakuasa, Guru Ultima, dan Putra Tuhan adalah Satu. Berkah dan Rahmat yang meliputi Bumi tidak terbatas. Setiap orang memiliki akses ke segala sesuatu yang mereka butuhkan untuk membantu dunia menjadi surga vegan seperti yang dikehendaki Tuhan. Namun, banyak orang masih dibutakan oleh harapan mereka dan terjebak dalam tradisi mereka, alih-alih memperhatikan bimbingan Tuhan sekarang dan mengikuti Dia yang telah diutus Tuhan untuk memimpin dunia keluar dari kegelapan. Biarlah penutup mata yang menutupi mata umat manusia diangkat. Semoga Anda dan Tiongkok yang tercerahkan merasakah Rahmat Tertinggi Tuhan Yang Mahakuasa dan segera terbangun menuju Kebenaran Ilahi di dalam diri Anda. Cinta saya akan selalu menuntun Anda ke Rumah abadi Anda.”











